Admin    2025-08-06 23:01:26

Tren Prevalensi Stunting di Kabupaten Pasuruan Turun Drastis

Bangil (SPNU) : Bupati Pasuruan, Mas Rusdi Sutejo menegaskan tren prevalensi stunting di Kabupaten Pasuruan sejak tahun 2019 sampai sekarang terus mengalami penurunan.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Mas Rusdi saat meresmikan program pendampingan gizi tahun 2025 oleh PT Nestle Indonesia di Kabupaten Pasuruan, Rabu (6/8).
Dalam sambutannya, Mas Rusdi menyampaikan berdasar data yang dirilis melalui elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (EPPGBM), pada tahun 2019 tercatat 22,50 persen. 
Namun dari data bulan timbang pebruari tahun 2025, untuk saat ini jumlahnya turun drastis menjadi hanya 4,17 persen.
"Capaian angka penurunan kasus stunting di Kabupaten Pasuruan di atas target nasional sebesar 18,9 persen, sedangkan di Kabupaten Pasuruan menyisakan 4,17 persen saja," katanya. 
Menurunnya tren prevalensi stunting kata Mas Bupati menunjukkan adanya perbaikan gizi anak dan keberhasilan upaya intervensi kesehatan masyarakat. 
Seluruh upaya penurunan stunting tak lepas dari kolaborasi semua pihak. Mulai dari pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan, lembaga swadaya masyarakat atau NGO, masyarakat itu sendiri sampai dengan keluarga.
Salah satunya PT Nestle Indonesia yang begitu peduli dalam penurunan stunting melalui pemberian nutrisi berupa segelas susu dan sebutir telur setiap hari selama 6 bulan.
"Terima kasih kami sampaikan kepada PT Nestle Kejayan yang sudah lama berdiri di Kabupaten Pasuruan dan berkontribusi luar biasa. Terima kasih telah menjadikan atensi besar dalam mendukung program penurunan angka stunting di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pasuruan," ucapnya. 
Di akhir sambutannya, Mas Rusdi berharap cakupan program pendampingan gizi bisa semakin meluas melalui peningkatan jumlah sasaran serta sebaran kelompok penerima manfaat. 
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan kami sampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PT Nestle Indonesia yang telah peduli dan berbagi dengan anak-anak balita di Kabupaten Pasuruan," tutupnya. (eml/rbt)
 


  • Share :
0 Komentar
Tulis Komentar
Copyright @2023. Diskominfo Kabupaten Pasuruan