DLH Kabupaten Pasuruan Bangun Depo Pengumpul Sampah Medis Covid-19

  • by
  • Uncategorized

Sukorejo (PNU) РDinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan tengah membangun Depo  sampah-sampah medis Covid-19.

Depo sampah khusus Covid-19 ini dibangun di dalam Kawasan TPA (Tempat Pengolahan Akhir) Wonokerto, Kecamatan Sukorejo.

Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Heru Farianto mengatakan, pembangunan depo sampah Corona ini sudah dimulai sejak Oktober lalu dengan anggaran sebesar Rp 200 juta.

Anggaran tersebut berasal dari DAK Kabupaten Pasuruan tahun 2021, dan ditargetkan selesai akhir tahun ini.

“Sudah mulai dibangun sejak bulan Oktober lalu. Dan kami targetkan selesai sebelum akhir tahun,” kata Heru, di sela-sela kesibukannya, Selasa (02/10/2021) siang.

Dijelaskannya, depo tersebut berupa hanggar tertutup dengan dilengkapi mesin pendingin hingga 20 derajat Celcius.

Hanya saja, depo ini tidak bersifat menghancurkan sampah medis Covid-19, namun hanya bersifat mengumpulkan saja. Mulai dari sampah masker, infus, suntikan, jarum dan alkes (alat kesehatan) lainnya.

“Depo ini hanya mengepul sampah medis Covid-19 saja, tidak menghancurkan sampah. Kalau untuk urusan menghancurkan sampah, kita akan kerja sama dengan transporter,”  singkatnya.

Lebih lanjut Heru menegaskan bahwa depo pengumpulan sampah Covid berukuran 8X10 meter, dan sampah-sampah yang nanti dikumpulkan berasal dari rumah sakit, puskesmas dan rumah isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

“Semua RS yang menangani pasien Covid-19, berikut puskesmas dan rumah isolasi di SKB Pandaan maupun BLK Rejoso,” ungkapnya. (Emil)