Kabupaten Pasuruan Berusia 1092 Tahun. Bupati Irsyad Yusuf Minta Masyarakat Jaga Nilai Toleransi, Kepedulian Dan Gotong Royong

  • by
  • Uncategorized

Pasuruan News Update (PNU) – Hari ini, Kabupaten Pasuruan tepat berusia 1092 tahun. Untuk memperingatinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel di Halaman Kantor Dinas Pendidikan, Komplek Perkantoran Raci Bangil, Sabtu (18/09/2021) pagi.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf (Gus Irsyad) dan dihadiri Wakil Bupati, Gus Mujib Imron; seluruh anggota Forpimda (Forum Pimpinan Daerah) Kabupaten Pasuruan, Ketua TP PKK, Ny Lulis Irsyad Yusuf beserta seluruh pengurus, Kepala OPD, camat hingga masyarakat umum.

Mulai dari Bupati hingga para undangan laki-laki, seluruhnya mengenakan “Isyana”, baju khas Kabupaten Pasuruan. Sedangkan undangan perempuan mengenakan kebaya putih dengan bawahan batik khas Kabupaten Pasuruan.

Dari pantauan di lapangan, acara diawali dengan penghormatan terhadap Lambang Kabupaten Pasuruan. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bupati Pasuruan.

Dalam sambutannya, Gus Irsyad mengatakan, Tema Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1092, yakni “Dengan semangat Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1092. Rasa toleransi, kepedulian dan kegotong royongan menghadapi Covid-19”, menjadi semangat baru dalam menghadapi Pandemi yang sampai sekarang belum usai. 

Ketiga faktor penting, yakni toleransi, kepedulian dan gotong royong sebagai cara untuk tetap bertahan dalam menghadapi setiap tantangan selama Pandemi Covid-19 berlangsung.

“Toleransi itu sama halnya dengan kita menghormati dan menghargai pilihan orang lain. Kalau peduli itu berarti ikut membantu seseorang yang tengah mengalami kesulitan, dan gotong royong adalah ciri khas bangsa kita yang tidak boleh kita tinggalkan sampai kapanpun. Ketiga hal ini harus selalu beriringan, terutama karena kita masih di tengah Pandemi Covid-19,” katanya.

Lebih lanjut Gus Irsyad menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1092 juga menjadi momen untuk mengungkapkan rasa cinta dan kebanggaan akan daerah. Sehingga diharapkan bisa menjadi pemompa semangat untuk lebih mencintai Kabupaten Pasuruan dengan berkreasi, berkarya dan berprestasi.

“Momen hari jadi Kabupaten Pasuruan ini juga bagian dari bentuk rasa cinta dan kebanggaan akan daerah, sehingga saya ajak untuk lebih semangat memberikan prestasi yang terbaik , layanan publik yang maksimal demi kemajuan daerah yang kita cintai,” terangnya.

Di akhir sambutannya, Gus Irsyad mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tak kenal lelah membantu Pemkab Pasuruan dalam menangani Covid-19. Mulai dari tenaga kesehatan, TNI, POLRI, relawan, pimpinan perusahaan, lembaga organisasi sosial, para alim ulama, tokoh masyarakat, hingga lapisan masyarakat secara menyeluruh.

“Saya dan Gus Mujib sangat berterima kasih atas perjuangan yang tak kenal lelah dalam menghadapi Covid-19. Semua lapisan masyarakat yang tak bisa saya sebutkan satu per satu. Mudah-mudahan dicatat sebagai bagian dari amal ibadah oleh Allah SWT,” harapnya.

Bukan hanya dalam hal menghadapi Covid-19, Gus Irsyad juga berterima kasih atas dukungan seluruh ASN (aparatur sipil negara), sehingga banyak penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat untuk Kabupaten Pasuruan.

“Capaian Pemkab Pasuruan, apapun penghargaan yang kita capai adalah hasil kerja keras, dan inilah apresiasi yang saya berikan untuk semua AN. Dari Satpol PP, damkar, linmas, Tagana, BPBD, relawan, dan semua staf Pemkab Pasuruan yang sangat membantu tugas saya dan Wabup. Apa yang kita peroleh adalah kerja keras semuanya. Dari manapun instansinya berasal, inilah dedikasi dari saya untuk anda semua,” ucap Gus Irsyad di hadapan para peserta apel.

Sementara itu, setelah selesai sambutan, Gus Irsyad mengajak para anggota Forpimda untuk bersholawat bersama. 

Setelah selesai, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan peralatan kesehatan dari PT HM Sampoerna untuk Pemkab Pasuruan. Kemudian penyerahan piagam bagi anggota Forpimda yang kompak dalam menangani Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

Selanjutnya adalah penyerahan piagam untuk desa terbaik dalam hal penerapan PPKM (Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat), reklamasi tambang ramah lingkungan yang diberikan kepada Misbahul Munir, kemudian piagam untuk tenaga kesehatan dan relawan Covid-19, Desa ODF.

Ada juga penyerahan hadiah kepada juara lomba video pendek santri dan pelajar, lomba video penerapan prokes antar OPD, Desa/Kelurahan Sadar Administrasi Kependudukan, juara olahraga dari para difabel, dll. (emil)