Admin    2025-06-23 21:00:27

Bupati Mas Rusdi Resmikan Pembukaan Sekolah Lapang Peternakan Terintegrasi

Rembang (SPNU) : Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melaksanakan Sekolah Lapang Terintegrasi. 

Sekolah singkat bagi para peternak ini dibuka secara resmi dan serentak di 12 titik oleh Bupati Pasuruan, Mas Rusdi Sutejo di Balai Desa Pajaran, Kecamatan Rembang, Senin (23/6/2025).
Mas Rusdi menegaskan bahwa sekolah lapang peternakan terintegrasi menjadi salah satu jembatan para peternak untuk bisa mendapatkan banyak ilmu dari pakar peternakan. Sehingga tak asal beternak saja, akan tetapi naik level sampai menjadi pengusaha yang sukses. 

Oleh sebab itu, ia meminta para peternak untuk mengambil ilmu sebanyak-banyaknya serta mengaplikasikan dalam bidang yang tengah digeluti.

"Harapannya menjadi lebih pintar dalam beternak. Makanya manfaatkan dengan baik apa yang diberikan oleh narasumber. Jangan anti sama ilmu, ditelaah yang baik dan jadikan pembelajaran dalam beternak," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Drh Ainur Alfiah mengatakan Sekolah Lapang Terintegrasi diperuntukkan bagi para peternak di 7 komoditas, yakni sapi perah, sapi potong, kambing, domba, unggas pedaging, unggas petelur, dan ulat sutera.

"Kalau yang serentak ada 12 kelas di 10 lokasi berbeda dan dibuka oleh Pak Bupati di Rembang untuk kelas unggas pedaging dan petelur," jelasnya. 

Dijelaskan Alfiah, digelarnya sekolah lapang peternakan terintegrasi merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemkab Pasuruan dengan Universitas Brawijaya. 

Tujuannya tak lain untuk meningkatkan pengetahuan peternak mulai dari urusan budidaya sampai pemasaran produk. Apabila berhasil maka secara otomatis dapat meningkatkan pendapatan, produktivitas dan efisiensi dalam beternak.

"Karena kami juga mengundang Profesor dari Universitas Brawijaya Malang dengan harapan  dapat memberikan cara manajemen budidaya yang baik, pengawasan kesehatan ternak sampai pemasaran produk peternakan itu sendiri," jelas Alfiah. (eml/rbt)
 


  • Share :
0 Komentar
Tulis Komentar
Copyright @2023. Diskominfo Kabupaten Pasuruan