Antisipasi Kepadatan Kendaraan Di Jalur Wisata, Satlantas Polres Pasuruan Bakal Berlakukan One Way System

Pasuruan (PNU) – Meski lebaran masih lama, namun Satlantas Polres Pasuruan sudah punya cara untuk mengantisipasi ledakan penduduk yang datang ke tempat-tempat wisata.

Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan rekayasa lalu lintas untuk diterapkan saat Lebaran. Tepatnya jalur menuju Tempat Rekreasi Cimory and Dairy Land; Taman Safari Indonesia II Prigen serta menuju Trawas.

Rekayasa tersebut dengan menerapkan one way system, dimulai dari jalan menuju prigen diberlakukan satu arah tepat di atas Depot SRI sehingga tidak boleh ada kendaraan kembali ke bawah.

Untuk wisatawan yang akan kembali ke bawah bisa melewati simpang tiga patung kuda hingga sampai di Makoya Pandaan dan simpang tiga kluncing dan bisa langsung menuju tol pandaan.

Sedangkan untuk yang akan menuju TSI Prigen, kepolisian memiliki beberapa cara agar tidak terjadi kepadatan kendaraan. Pertama apabila volume kendaraan masih landai hingga maksimal 20%, maka pengendara boleh melewati pintu masuk Gading.

Namun apabila volume kendaraan sudah mencapai 50%, maka one way system akan kembali diberlakukan supaya kecelakaan yang berasal dari kondisi kendaraan yang tidak baik, bisa ditekan. Dimana semua kendaraan diminta untuk putar balik Purwosari dulu, baru bisa melewati jalur alternatif Pasar Kepalangan.

“Rekayasa ini bersifat situasional. Dalam artian dengan melihat volume kendaraan yang ada, jadi ketika jumlah kendaraan yang naik ke prigen sudah mencapai 50% baru bisa diterapkan. Kita antisipasi permasalahan kendaraan seperti kampas rem ngeblong, kendaraan mogok, dan lainnya.

Tak selesai sampai di situ, jika kepadatan sudah terjadi dari Sukorejo hingga Pandaan, maka gate tol Pandaan akan ditutup dan diganti melalui exit tol Purwodadi.

Begitu pula untuk wisatawan yang hendak menuju Trawas, nantinya diharapkan tidak melewati Prigen namun cukup mengakses Exit Tol Gempol/Japanan, kemudian melewati watukosek hingga Ngoro, Mojokerto.

Untuk memperlancar rekayasa ini, Satlantas menurut Yudhi sudah berkoordinasi dengan Jasa Marga, Dishub, Kodam dan pihak lainnya. Termasuk kesiapan banner, himbauan, tanda dan petugas.

Disamping itu, pihaknya sudah menyiapkan 1 pos pelayanan, 4 pos pengamanan dan 4 pos pantau.

“Sudah kami siapkan seperti Posyan di Taman Dayu, 4 pospam di Arteri Gempol, pos Prigen, exit Purwodadi dan di Bangil. Serta ada beberapa pos pantau di Purwosari, Sukorejo, Masjid Cheng Hoo Pandaan dan Circle PIER.

“Kita terapkan mulai 28 april sampai 10 mei, dan sampai sekarang persiapan sudah 70%,” tutupnya. (emil)