Admin 2025-04-16 23:04:05
Pemkab Pasuruan Tetap Pertahankan Ribuan Guru RA Meski Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bangil (SPNU) : Meskipun banyak hal terdampak dari kebijakan Pemerintah
Pusat perihal efisiensi anggaran, namun Pemkab Pasuruan tetap mempertahankan
guru raudhatul athfal (RA) yang jumlahnya mencapai ribuan orang.
Pernyataan tersebut seperti yang disampaikan Wakil Bupati Pasuruan,
Shobih Asrori saat menghadiri Halal Bi Halal dan Workshop Guru RA di Gedung
Serbaguna Pemkab Pasuruan, Selasa (15/4/2025) pagi.
Menurutnya, keberadaan guru RA sangat penting dalam membantu anak-anak
mengembangkan daya pikir, keterampilan, dan karakter. Oleh sebab itu, Pemkab
Pasuruan dengan sekuat tenaga tetap mempertahankan ribuan guru RA tanpa ada
pengurangan maupun pemberhentian.
"Guru RA itu ikut membantu meletakkan dasar kehidupan ke arah perkembangan
sikap prrilaku, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta yang diperlukan oleh
anak didik agar menjadi muslim yang menghayati dan mengamalkan agama serta
menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Pak Bupati dan saya tetap
mempertahankan mereka semua," katanya.
Hanya saja, meski tak mengurangi jumlah guru, namun Pemkab Pasuruan tidak dapat
menambah besaran insentif yang diberikan sebesar Rp 200 ribu per bulannya
maupun menambah jumlah guru yang mengajar di RA.
Kata Gus Shobih, alasannya tak lain karena kebijakan efisiensi yang membuat
Pemkab Pasuruan tak bisa berbuat banyak.
"Pemkab Pasuruan tahun ini terpaksa tidak dapat meningkatkan jumlah guru
dan besaran insentif guru RA. Karena ini kebijakan pusat yang harus
dilaksanakan oleh daerah," tegasnya.
Dengan kebijakan tersebut, Gus Shobih meminta para guru untuk tetap sabar dan
semangat dalam melaksanakan tugasnya.
"Mudah-mudahan tahun depan bisa kami realisasikan. Tetap semangat mengajar
untuk semua guru RA di Kabupaten Pasuruan," harapnya. (eml/rbt)