Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan WTP Dari Pemerintah Pusat

  • by
  • Uncategorized

Banyuwangi (PNU) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali mendapatkan apresiasi dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Provinsi Jatim. Penghargaan tersebut diberikan sebagai buah manis dari kesukseskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dalam perhelatan tadi malam, penghargaan diberikan untuk kategori Raihan WTP lima kali berturut-turut tanpa terputus. Selama ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah meraih penghargaan WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah sebanyak delapan kali, terhitung mulai tahun 2013 hingga 2020. Hal itu merepresentasikan pengelolaan keuangan publik yang benar-benar dilaksanakan dengan optimal. Tentunya untuk kemakmuran masyarakat yang jelas berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi.

Plakat penghargaan diserahterimakan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron di Hotel Kokoon Banyuwangi pada hari Jumat (29/10/2021). Prosesi penyerahan penghargaan juga dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, Taukhid. Tidak terkecuali Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan 37 Bupati/Wali Kota se-Jawa Timur.

Selain Kabupaten Pasuruan, setidaknya terdapat 26 Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Timur yang mendapat penghargaan WTP. Berikut 2 Kota yang meraih penghargaan kategori WTP selama 10 tahun berturut-turut. Masing-masing, Kota Blitar dan Kota Malang.

Pantauan tim liputan Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Sekretariat Daerah Kabupaten Pasuruan, Gubernur menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh Kepala Daerah. Berkat kerja cerdasnya bersama seluruh jajarannya, pada akhirnya berhasil memperoleh predikat WTP. Baik yang telah mendapatkannya selama 10 tahun berturut-turut maupun 5 tahun berturut-turut.

Khofifah menyatakan, keberhasilan Pimpinan Daerah tersebut tidak terlepas dari orkestrasi yang luar biasa dan saling bersinergi satu dengan lainnya. Sehingga sangat berguna dalam menentukan arah menuju tata kelola keuangan daerah yang lebih baik.

“Kepala Daerah itu bagaikan komandan orkestrasi, dimana komandan akan menentukan arah masa depan dari yang dipimpinnya. Termasuk memimpin daerah”, katanya.

Di sisi lain, Gubernur juga mengapresiasi capaian-capaian serta kerja keras dari masing-masing Pemerintah Daerah. Selanjutnya akan diberikan bantuan keuangan sebesar 10 miliar rupiah bagi daerah yang telah mencapai WTP selama 10 tahun berturut-turut.

“Saya menyampaikan terima kasih atas kerja keras semuanya. Khusus untuk Kota Blitar dan Kota Malang yang telah berhasil mempertahankan predikat Opini WTP, kami memberikan apresiasi dengan bantuan keuangan sebesar 10 miliar di tahun anggaran 2022”, tandasnya. (Iguh+Eka Maria)