MAJESTIK. Cara Bupati Irsyad Yusuf Ajak Masyarakat Syiar Agama Melalui Sholawat Akustik

Pasuruan (PNU) – Bulan Suci Ramadhan menjadi momentum Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf (Gus Irsyad) untuk mengajak seluruh umat islam di Kabupaten Pasuruan untuk bersholawat.

Seperti yang dilaksanakan di Gedung Segoropuro, Jumat (22/04/2022) malam, dimana untuk pertama kalinya digelar Majelis Sholawat Akustik atau disingkat MAJESTIK.

Selain Gus Irsyad, Majestik ini juga dihadiri Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib), Sekda hingga Para Kepala OPD di Lingkup Pemkab Pasuruan dan undangan lainnya.

Tak hanya itu, Majestik juga disiarkan live di 4 youtube channel, diantaranya I Love Pas, Wartabromo TV, Gus Irsyad Official serta Gus Mujib Official.

Selama acara berlangsung, Gus Irsyad menyanyikan beberapa musik sholawat seperti Sholawat Jibril, Allahu Kahfi, lagu milik Band Ungu, Dengan Nafasmu serta Pasuruan Bersholawat  yang merupakan kolaborasi keroncong santri dan Grup Musik Sholawat Padang Howo.

Tak hanya itu saja, acara tersebut juga semakin berisi dengan kehadiran Gus Fahrur Rozy dan Muhammad Muis/Cicis yang melakukan live sketch. Kemudian Latifu Jaza yang melakukan live painting serta Dion Murdiono yang melakukan live gravir on stone.

Menurut Gus Irsyad, Majestik menjadi cara untuk mensyiarkan sholawat kepada masyarakat. Terlebih momennya sangat tepat, yakni Bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriyah.

“Malam hari ini, saya bikin acara namanya Majestik yang merupakan singkatan dari majelis sholawat akustik. Tujuannya tentu saja untuk mensiarkan sholawat, selain juga untuk mengenalkan seluruh potensi kabupaten pasuruan dari seni budaya dan religinya,” katanya.

Selain mengajak bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, digelarnya Majestik juga menjadi evaluasi diri agar menjadi pribadi yang lebih dekat dengan Sang Khaliq.

“Dengan kita lebih dekat kepada Allah SWT, apapun yang kita lakukan Insya Allah akan mendapatkan ridho-Nya. Kita niatkan apapun untuk beribadah kepadaNya,” harapnya.

Sementara itu, Gus Irsyad menilai banyak talenta yang berasal dari para santri hingga para pelajar dan masyarakat umum. Khususnya dalam hal syiar agama islam. Oleh karenanya, dalam Majestik ini juga menghadirkan santri dari Ponpes Walisongo, Gempol.

“Ya karena di Kabupaten Pasuruan banyak pondok pesantren. Banyak kiyai dan santri. Dari situ saya tarik mereka untuk bisa mengeluarkan talentanya agar lebih dikenal masyarakat luas,” terangnya.

Di akhir sambutannya, Gus Irsyad berdoa untuk keselamatan seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan, serta mengajak seluruh warga agar Pandemi Covid-19 segera berakhir.

“Insya Allah dan mudah-mudahan Pandemi ini akan segera berakhir menjadi Endemi. Dan kita bersyukur karena kasus covid juga sangat landai, dan aktifitas masyarakat sudah mulai kembali pulih seperti sedia kala meski belum 100 persen,” tutupnya. (emil)