Berkunjung Ke Faiza Bordir Yang Produk Home Decorationnya Jadi Langganan Istana Kepresidenan

Bangil (PNU) – Menjelang Lebaran, para pengusaha bordir, batik hingga busana muslim n home decoration (dekorasi rumah) di Pasuruan banjir pesanan.

Salah satunya adalah Faiza Bordir yang ada di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Setiap harinya, butik yang beralamatkan di Jl. Bader No.27, Kwangsan, Kelurahan Kalirejo ini dibanjiri para pembeli yang rata-rata didominasi kalangan menengah hingga menengah ke atas.

Bahkan, bukan hanya datang ke butik untuk memilih sendiri produk yang akan dibeli, Faiza Bordir juga menjadi langganan Istana Kepresidenan RI.

Owner Faiza Bordir, Fais Yunianti mengaku sejak 2005 lalu, produk-produk buatannya disukai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Ani Yudhoyono.

Tak tanggung-tanggung, home decoration mulai dari tempat tissue, gelas, hingga sarung bantal, taplak dan lainnya diborong sampai ratusan juta.

“Dulu sehari langsung beli Rp 200 juta. Saya kaget sekali karena Ibu Presiden sangat menyukai kebaya, baju dan home decoration desain saya sendiri,” kata Fais saat ditemui di butik miliknya, Sabtu (16/04/2022) siang.

Setelah Presiden SBY selesai bertugas, produk-produk Faiza Bordir terus dilanjutkan oleh Rumah Tangga Kepresidenan di Era Presiden Joko Widodo. Diakui Fais, terkadang dalam satu tahun sampai 3 kali dikunjungi. Sehingga ia sangat berterima kasih karena telah menjadi kepercayaan dalam urusan home decoration Istana.

“Semuanya off white atau serba putih dengan motif yang beragam. Kebetulan ada 5 motif, seperti Mawar Krancang, kawung krancang, seruni dan geometris,” ucapnya.

Ia pun berusaha tetap menjaga “rasa” dari semua pakaian hingga home decoration yang dibuatnya. Mulai dari motif, bordir, pemilihan kain sampai proses pembuatan itu sendiri.

“Karena saya menggabungkan antara hand made atau buatan tangan dengan mesin. Dan semua produk saya ini berbau fashion,” akunya.

Hingga kini, produk-produk yang dipajang di Faiza Bordir terus habis oleh warga yang ingin berlebaran dengan pakaian serba baru. Kenaikan pembeliannya pun mencapai 70% bila dibanding ketika masih tinggi-tingginya Pandemi Covid-19.

Tak selesai sampai di situ, Fais pun menampik semua produknya mahal. Lantaran banyak pakaian yang harganya masih bersahabat. Seperti baju koko, gamis, busana muslim wanita atau yang lainnya.

“Ada yang masih Rp 100 ribuan. Dan juga ada bordirnya meskipun simpel tapi elegan dan fashionic sekali,” singkatnya. (emil)